![]() |
| Kapal KN Sadewa 231 / Foto:beritadaerah.co.id |
Ini yang melatarbelakangi hadirnya Sadewa sebagai penjaga perairan laut Jawa dikukuhkan di halaman Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Mas, Semarang, Jumat (20/3), dengan nama "KN SAR Sadewa 231".
Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo mengatakan, Kapal ini akan beroperasi untuk menunjang kegiatan Search and rescue (SAR) di wilayah kerja SAR Semarang yang frekuensi kecelakaan perairannya cukup tinggi.
KN SAR Sadewa 231 merupakan kapal baru buatan PT Multi Prima, Batam.yang menggunakan teknologi muthakhir untuk menunjang kegiatan di daerah perairan. “Dibandingkan tiga kapal cepat yang ada di Jepara, Cilacap, dan Semarang, Sistem navigasinya lebih canggih untuk searching obyek-obyek di permukaan.”
Tak hanya itu, kapal berwarna putih dan orange itu juga dilengkapi peralatan selam untuk mempermudah tim SAR dalam melaksanakan tugas penyelaman di dalam air.
Kelengkapan alat canggih lain yakni Electonic Chart Display and Information System (ECDIS) dan Automatic Identification System ( AIS ). Sebuah sistem yang dapat memberikan informasi secara otomatis tentang data-data suatu kapal kepada kapal lain dan pemangku jabatan di suatu Negara pantai. Kapal yang dilengkapi dengan perangkat AIS dapat memancarkan dan menerima berbagai informasi data tentang kapal-kapal disekitarnya secara otomatis, baik berupa tampilan pada layar Radar, maupun peta electronic (Electronic Navigation Chart – ENC ataupun Electonic Chart Display and Information System – ECDIS).
Selain mengirim dan menerima informasi data, kapal yang dilengkapi dengan AIS juga dapat memonitor dan melacak gerakan kapal-kapal lain yang juga dilengkapi dengan AIS (pada jarak jangkauan VHF). Informasi data kapal-kapal tersebut juga dapat diterima juga oleh stasion pangkalan di darat, misalnya stasion VTSs (Vessel Traffic Services).
“Kapal dengan AIS sangat berguna untuk operasi SAR apabila terjadi musibah kecelakaan kaal-kapal di laut, selain bertujuan untuk keamanan maritime,” jelas Soelistyo.
![]() |
| Cara kerja AIS / hadisupriyono.blogspot.com |
"Untuk perawatan sementara di dalam kapal. Jadi ketika mengevakuasi langsung bisa ditangani sebelum menuju daerah yang lebih aman atau tempat untuk perawatan lebih intensif.”
Kapten KN SAR Sadewa, Adil Triyanto menambahkan, dengan kecanggihan peralatan maka tugas SAR akan lebih efisien. Terutama untuk pencarian korban di laut. Saat digunakan untuk pencarian, peta menunjukkan kedalaman lautnya. Kapal ini bisa mengetahui posisi kapal lain.”
KN Sadewa 231 merupakan kapal yang diberikan Badan SAR Nasional untuk membantu kinerja SAR Semarang. (@aik)


Komentar
Posting Komentar